Salam Kenal Kakak, Saya V Abhiraj Jurnalistika

Hai kakak, perkenalkan saya V Abhiraj Jurnalistika dan biasa di panggil Ellen. Blog ini akan bercerita tentang saya dan banyak hal akan saya ulas mulai tentang kegiatan sehari-hari, jalan-jalan, makanan kesukaan dan mainan edukatif.

Sengaja blog ini di buat ayah untuk dokumentasi atas perjalanan hidup saya. Saat blog ini ada usia mendekati 3 tahun. Dan sebelum menuliskan artikel yang lain maka saya akan menceritakan beberapa hal tentang saya.

Lahir dari rahim ibu Lina Muryani yang lebih suka bermain instagram daripada menulis. Sementara itu ayah lebih memilih fokus untuk menulis. Saat ini ayah memiliki blog diantaranya atas namanya sendiri https://jokoyugiyanto.com, selain itu ia juga menulis di https://kanaljogja.id, https://www.kanaljogja.com, www.ivhaa.net dan www.wisataiwisata.com.

Ibu memiliki blog yang berlabel https://www.linamuryani.web.id jadi wajar ya kiranya kenapa saya juga memiliki blog pribadi. Bukan atas kemauan saya tapi lebih dari ambisi ayah dan ibu dimana ada hal yang sayang terlewatkan bila tidak menyimpan dalam bentuk jejak digital.

Lahir tahun 2016 bulan November tertanggal 5 itu yang ada dalam Kartu Identitas Anak. Satu kartu yang mungkin belum semua anak miliki. Namun sayang keberadaan kartu tersebut tak berapa lama karena dihilangkan ayah bersama dompetnya.

Terlahir di salah satu rumah sakit daerah di Sleman, Jogjakarta. Ternyata saya tak mulus keluar ke dunia karena harus melalui proses pacu dan operasi caesar.

Satu yang membuat ayah dan ibu senang tentu saja selama ini tak pernah sakit. Kalaupun sakit hanyalah sebatas deman atau panas. Setelah ke dokter dan berobat langsung pulang dan sembuh.

Mungkin penyebab daya tahan tubuh yang baik di karenakan konsumsi Air Susu Ibu (ASI) yang cukup baik. Bagaimana tidak di usia yang akan menginjak 3 tahun masih mengkonsumsi ASI.

Makanan yang saya nikmati setiap hari juga tak terlalu istimewa. Bahkan hanya berbekal telur goreng dan kecap itu sudah lebih dari cukup.

Beberapa hal yang cukup menarik tentang saya antara lain selama hampir 3 tahun tidak pernah potong rambut. Praktis seringkali menutup mata dan saya pun terganggu.

Untuk warna kesukaan adalah kuning. Hal ini terlihat dari banyaknya baju dan mainan dominasi warna kuning. Salah satu maianan paling favorit adalah mobil-mobilan tepatnya Hotwheels.

Saya memiliki puluhan mainan berbahan besi ini. Tapi acapkali setiap jalan-jalan dan membawa satu mainan akan terlupakan kemudian.

Wajar saja bila kemudian ayah dan ibu akan marah-marah. Seolah enggan membelikan mainan kembali karena tahu endingnya.

Tak mau kalah akal, setiap kali ke minimarket tanpa dikomando kaki ini akan mengarah pada rak dengan tumpukan mainan. Setiap kali mengambil barang maka itu harus dibayar.

Tak ada ampun, bila ayah atau ibu enggan mengembalikan maka saya akan merajuk. Tepatnya menangis tanpa henti sebelum mainan itu pindah tangan.

Saat ini saya tinggal di Kabupaten Tangerang, persisnya ada di belakang Foresta Business Loft 2 No 21. Bukan di kompleks lho ya tapi di perkampungan yang telah di tembok Berlin oleh developer.

Cukup menyenangkan tentu tinggal bersama orang tua yang cukup melek nulis dan sosial media. Setidaknya mereka telah memikirkan bahwa saya pun harus menuliskan sejarah.

Bukan untuk orang lain tapi lebih untuk saya pribadi. Dimana kelak bila tumbuh remaja atau dewasa masih ada media untuk mengintip masa lalu. Bagai roda waktu yang bisa di putar kembali tentunya.

Tak perlu takut tumbuh terlalu cepat meski beberapa kali ayah pernah terucap akan ketakutannya bila bocah ini tak lagi kecil. Menurutnya masih kurang waktu yang sedianya harus dihabiskan bersama.

Lari bersama, main bola dan menikmati kegilaan itu adalah hobi kami. Meski orang lain mungkin beranggapan ayah terlalu aneh. Tapi melihat senyum dan tawanya ku yakin ia bahagia tiap kali bersamaku.

Bahkan kadang merasa kasihan saat melihatnya kelelahan. Terlebih bila harus menggendong disisi depan sementara di bagian belakang telah terisi tas kesayangannya.

Satu hal yang cukup menarik tentang ayah adalah keberaniaan untuk bersikap apa adanya. Tak pernah peduli apa kata orang selama itu tidak merugikan.

Berperilaku layaknya orang gila dan cuek itu yang nampak pada diri ayah. Usianya tak muda lagi tapi apa yang dilakukan hampir sama sepertiku.

Bila kamu penasaran hal gila apa saja yang pernah dilakukan ayah coba pindah ke artikel setelah ini.